SEMIOTIKA DALAM FILM 'LASKAR PELANGI' BERLANDASKAN TEORI FERDINANDE DE SAUSSURE




Nama: Lintang Suminar
Npm: 202246500080
Kelas: R4B

ABSTRAK

Film   Laskar Pelangi terinspirasi dari kisah nyata perjuangan   anak-anak Belitung yang ingin sekolah, tekad yang kuat untuk  belajar serta pengabdian guru ditengah keterbatasan. Potret  Pendidikan Indonesia saat ini, berbeda dengan apa yang ada dalam film Laskar Pelangi. Banyak pelajar yang tawuran dan bolos sekolah.Maka itu, sangat penting untuk mengetahui  tanda-tanda (makna) dari  film  Laskar Pelangi agar masyarakat bisa mengetahui film-film yang mendidik dan lewat film ini, bisa memberikan inspirasi bagi generasi peneru bangsa tentang   pentingnya semangat dan tekad yang kuat untuk belajar serta  untuk para pendidik, dapat memiliki karakter yang mau mengabdi.Semiotika adalah berupaya untuk menemukan tanda-tanda yang memiliki arti serta mengetahui  sistem tanda seperti  bahasa, gerak, musik, gambar dan lain sebagainya. Film adalah  gambar-hidup juga sering  disebut movie. Film secara kolektif, sering disebut sinema. Sinema itu sendiri bersumber dari kata kinematik atau gerak.Penelitian ini menggunakan metode penelitian Kualitatif. Dimana peneliti akan menjelaskan analisis   semiotika dengan menggunakan teori dari Ferdinand De Saussure serta menganalisis data berdasarkan Kamus,   Ideologi, Frame Work Budaya dan Interpretan Kelompok. Setelah menganalisis dan melakukan wawancara dengan informan  (Interpretan  Kelompok)  maka  dapat  diketahui  bahwa  film  Laskar Pelangi memiliki makna pesan yang positif untuk mendidik dan mencerdaskan anak bangsa. Dalam film ini, terdapat makna tentang semangat dan tekad yang kuat untuk belajar ditengah keterbatasan serta mencerikatakan tentang pengabdian guru meski hidup dibawah garis kemiskinan.  Dengan memiliki  semangat,  tekad yang kuat serta dididik oleh   guru yang benar-benar ingin mengabdi maka siswa-siswa SD Muhamadiah bisa mencapai impian mereka. Lewat makna  pesan dalam film Laskar Pelangi kita bisa mengetahui bahwa sebagai generasi penerus bangsa kita harus terus belajar, jangan pernah menyerah dan kalah  dengan  kesulitan dan sebagai  pendidik milikilah  karakter  yang  mau mengabdi untuk bangsa  Indonesia. Jangan pengabdian diukur karena materi saja. Serta bagi masyarakat Indonesia harus bisa memilih film mana yang pantas ditonton dan yang tidak. Untuk produser, sutradara dan rumah produksi film buatlah film yang mencerdaskan kehidupan anak bangsa, agar bangsa kita memiliki generasi penerus yang luar biasa.

KESIMPULAN 

1.   Semiotika Bahasa Pada Film Laskar Pelangi.
Bahasa yang ada pada film Laskar Pelangi adalah bahasa  yang  memberikan makna positif kepada para penontonnya. Bahasa  yang  memiliki pesan-pesan moral yang tinggi tentang  semangat, berbakti, pantang menyerah,mengabdi,berkorban,  berintegritas serta pemerataan pendidikan memberikan makna  positif yang mengajak penontonnya untuk memiliki karakter yang  baik.  Apalagi untuk generasi muda yang akan menjadi penerus bangsa.  Harus terus semangat untuk sekolah walaupun  memiliki banyak keterbatasan baik dari fasilitas dan tenaga pengajar, memiliki integritas sebagai seorang pemimpin dimanapun kita berada, berbakti pada orang tua yang mendidik dan menyekolahkan kita. Dan untuk para pendidik (guru), harus  memiliki pengabdian dan  mendidik tidak berdasarkan materi.  Selain memberikan makna yang positif, bahasa dalam film Laskar Pelangi menggunakan bahasa daerah Belitung. Itu menunjukkan bahwa kita harus mencintai dan melestarikan bahasa daerah. Walaupun kita harus menguasai bahasa asing, tapi jangan melupakan bahasa daerah kita

  2.    Semiotika Gerak Pada Film Laskar Pelangi Gerak pada film Laskar Pelangi memberikan pesan moral yang tinggi bagi penontonnya. Gerak yang menunjukkan harapan dan ketulusan,  semangat, kekaguman dan terus bertahan walau sulit memberikan makna bahwa kita harus memiliki harapan akan cita-cita kita dan tulus dalam melakukan apapun, selalu semangat  dan terus bertahan untuk menggapai cita-cita kita. Dan sebagai  pengajar, harus selalu bersemangat dalam mendidik serta  memiliki harapan dan ketulusan kepada murid-murid. Agar  generasi muda bangsa Indonesia bisa menjadi pelangi yang indah dan dilihat oleh semua orang.
   
3     Pemaknaan Bahasa Pada Film Laskar PelangiDari  hasil  wawancara dengan informan yang menonton film Laskar  Pelangi, mereka memiliki makna yang sama tentang bahasa    pada film Laskar Pelangi. Walaupun menggunakan bahasa daerah, bahasa dalam film laskar Pelangi bisa dimengerti dan dimaknai oleh penontonnya. Menurut mereka bahasa dalam film  Laskar Pelangi memberikan makna yang positif. Dari semangat,  motivasi, keinginan dan hasrat yang kuat untuk sekolah, pengorbanan, kerja keras, tanggung jawab, serta pemerataan  pendidikan membuat mereka memiliki semangat untuk sekolah  serta menyadarkan mereka tentang kerja keras untuk menggapai  impian dan pentingnya kehadiran guru dalam mendidik generasi  muda bangsa Indonesia.

 4   Pemaknaan Gerak Pada Film Laskar PelangiDari hasil wawancara dengan informan yang menonton film Laskar Pelangi, ada yang pemaknaannya sama dan ada yang  berbeda. Tapi, dari semua pemaknaan gerak yang mereka   katakan, menunjukkan mereka memiliki makna yang positif.   Dari gerak yang menunjukkan ketulusan, semangat,   kekaguman, harapan, kebersamaan dan antusias memberikan    makna bahwa ditengah keterbatasan harus tetap semangat,    dalam kebersamaan pasti hal yang sulit dapat dilakukan,  memiliki harapan dan ketulusan dalam mendidik serta terus memiliki harapan suatu saat nanti bisa menjadi pelangi yang indah serta selalu kagum dan bersyukur dengan apa yang telah diberikan oleh Sang Pencipta.

  

KELEBIHAN

  •      Bahasa yang memberikan makna positif kepada para penontonnya 
  •    Memiliki pesan-pesan moral yang tinggi tentang semangat,  berbakti, pantang  menyerah, mengabdi, berkorban, berintegritas serta pemerataan pendidikan  memberikan makna  positif
     
  •    Memberikan semangat untuk sekolah walaupun memiliki banyak  keterbatasan baik dari fasilitas dan tenaga pengajar, memiliki integritas sebagai seorang pemimpin dimanapun kita berada  
  •       Gerak yang menunjukkan harapan dan ketulusan, semangat,  kekaguman dan terus bertahan walau sulit memberikan makna bahwa kita harus memiliki harapan akan cita-cita  kita dan tulus  dalam melakukan apapun, selalu  semangat dan terus bertahan  untuk menggapai cita-cita kita    

SARAN


1.  Teoritis
      Untuk mahasiswa jurusan lmu Komunikasi selanjutnya   dapat meneliti tentang semiotika filmlain dengan menggunakan teori  selain Ferdinand De Saussure,misalnya teori dari  Peacers. Agar kita semua dapat mengetahui lebih banyak lagi  tentang semiotika dan kajian Ilmu Komunikasi akan lebih berkembang lagi.

2. Praktis

    Untuk masyarakat Indonesia sebaiknya menonton film-film yang bermanfaat dan memiliki makna yang positif seperti film Laskar Pelangi. Dan untuk produser, sutradara serta rumah   produksi film,buatlahfilm-film yang bermanfaat dan mendidik,   apalagi untuk generasi muda bangsa Indonesia. Jika film yang ditonton tidak mendidik dan merusak moral anak bangsa  akan  jadi apa bangsa kita? Generasi  muda  harus  memiliki  moral  yang  baik. Dengan memberikan tontonan yang bermanfaat   seperti film Laskar Pelangi, baik dari pendidikan, semangat,   kerja keras dan pantang menyerah maka dapat  mencerdaskan kehidupan anak bangsa. Karena makna dari film sangat mempengaruhi pembentukan karakter.


Banyak gambaran untuk selalu mau merubah diri, lewat media massa kita bisa
dapat pesan moral dan bagaimana melatih karakter agar lebih berkembang
dibandingkan dengan karakter sebelumnya. Dari film Laskar Pelangi ini
mengajarkan betapa pentingnya juga akhlak dan aqidah. Didalam
keterbatasan ekonomi bukan berarti semangat kita luntur. Dengan menonton
media massal seperti film ini akan mendapatkan banyak manfaat tidak hanya
hiburan saja. Film juga alat informasi untuk kebanyakan orangorang. Dalam
penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan memasukan data yang
sudah di kumpulkan sebelumnya. Film Laskar Pelangi mempunyai pesan moral
bagi yang menonton film ini, pesan moral yang disampaikan secara tersirat
dan tersurat. Pendidikan karakter merupakan potensi diri untuk 


    


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Analisis Lirik Lagu "WE CAN'T BE FRIEND" Oleh ARIANA GRANDE Dengan Teori Semiotika

Literatur Review mengenai Kajian Semiotika dalam beberapa Film Indonesia